• VISI FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN:

    Menjadi Institusi Pendidikan Kesehatan yang Unggul Dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan Ilmu dan Teknologi Kesehatan untuk Memecahkan masalah kesehatan Lokal, Nasional dan Global.

  • RAPAT KERJA FAKULTAS ILMU KESEHATAN

    Aula Tappalang LPMP Majene .

  • KEGIATAN FIKES UNSULBAR

    Seminar dan Workshop Kesehatan

  • WHAT IS NURSE?

    "Nurses dispense comfort, compassion, and caring without even a prescription.".

  • VISI PRODI KEPERAWATAN:

    Terwujudnya Prodi Keperawatan yang menghasilkan tenaga keperawatan profesional,berbudaya dan bermasyarakat melalui penerapan Asuhan Keperawatan Komunitas pada tahun 2030 dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM & AKREDITASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM & AKREDITASI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 April 2018

AKREDITASI PRODI KEPERAWATAN BERBEDA DENGAN PRODI LAIN YANG ADA DI UNSULBAR, INI BEDANYA.


Dua hari yang lalu Fikes Unsulbar kedatangan 2 asesor pakar sejawat (peer reviewer) dari LAM- PTKes kedua orang tersebut adalah asesor yang ditunjuk oleh LAM-PTKes untuk melakukan assesment lapangan dalam rangka penilaian akreditasi di Prodi S1 Keperawatan keduanya adalah orang - orang yang profesional dan memahami tentang seluk beluk pendidikan Keperawatan serta ilmu keperawatan itu sendiri mereka adalah ibu Lely Lusmilasari, S.KP, M.Kes, Phd dan Dr. Ratna Hidayati, M.Kep.,Sp.Mat.

Penilaian akreditasi dimaksudkan untk memberikan gambaran tingkat mutu suatu program studi berdasarkan kriteria akreditasi yang ditetapkan, adapun tujuan akreditasi adalah untuk memberikan jaminan bahwa program studi memenuhi standar mutu pendidikan, Mendorong Prodi untuk melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu, hasil akreditasi juga dapat digunakan sebagai dasar pemberian dana dan pengakuan dari istitusi lain. Penilaian dilakukan dengan mereview dokumen akreditasi yang dikirim oleh Prodi ke Lam-PTKes secara online melalui SIMAK.

Berbeda dengan  prodi-prodi yang lain di Unsulbar yang diakreditasi oleh BAN PT Prodi keperawatan diakreditasi oleh LAM-PTKes, LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah, LAM-PTKes terdiri atas Organissi profesi kesehatan dan dan Institusi Pendidikan Kesehatan. Dasar dari LAMPTKes adalah credibility dan accountability karena yang tahu dari outcome Perguruan Tinggi Kesehatan adalah sejawat profesi. LAM-PTKes juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi Kesehatan yang sangat banyak dengan kualitas yang sangat bervariasi.
Sebelum proses akreditasi dimulai Fikes Unsulbar telah menuliskan surat inisiasi ke LAM-PTKes yang disertai dengan bukti bayar ke rekening Bank LAM-PTKes, biaya untuk akreditasi yang dilakukan oleh LAM-PTKes cukup besar jika dibandingkan akreditasi oleh BAN PT yang gratis. Langkah selanjutnya adalah  Prodi Keperawatan mendapatkan Fasilitator dari LAM-PTKes selama 3 bulan dimana bimbingannya via alat komunikasi seperti  WA, email ataupun lewat akun website LAM-PTKEs (SIMAK), setelah berulang kali diadakan perbaikan dan dirasa cukup kemudian dilanjutkan dengan assessment kecukupan berupa penilaian terhadap dokumen akreditasi borang prodi, borang unit pengelolah Porgram Studi dan laporan Evaluasi Diri.
Tahapan proses akreditasi selengkapnya adalah:
1.       Asesemen Kecukupan
2.       Asesmen Lapangan
3.       Penghitungan nilai terbobot dan Validasi hasil penilaian
4.       Keputusan akreditasi
5.       Pengumuman hasil akreditasi
Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Dr. Muzakkir, M.Kes sebagai penanggung jawab proses akreditasi di Prodi keperawatan memberikan apresiasi kepada seluruh staf, dosen dan mahasiswa yang telah bekerja keras untuk menghadapi proses akreditasi, apresiasi yang luar biasa juga ditujukan kepada kedua asesor yang sangat ramah dan baik hati.*(Ish)



Share:

FIKES UNSULBAR DIVISITASI ASESOR LAM-PTKes, INI YANG DICARI...

Prodi Keperawatan divisitasi Tim Akreditasi dan ini hasilnya...

Fikes Unsulbar memiliki sejarah yang panjang bahkan lebih panjang dibanding sejarah Unsulbar, berawal pada tahun 1992 dengan dibentuknya SPK Kelas jauh Banta-bantaeng yang kemudian berubah menjadi AKPER PEMDA Majene. Pada Tahun 2007 AKPER PEMDA Majene dimerger dengan STIPER YAPI Pinrang untuk membentuk Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) dibawah YAPISBAR (Yayasan Pendidikan Sulawesi Barat) dengan izin operasional yang terbit pada tahun 2007 dengan No. 229/D/O/ 2007 tanggal 31 November 2007.
Sebelum menerima mahasiswa jenjang Sarjana Fikes Unsulbar mengelolah D III Keperawatan, Prodi Keperawatan Program Sarjana S1 mulai menerima mahasiswa baru pada tahun 2014 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penetapan Kembali Program-program Studi pada Universitas Sulawesi Barat Nomor: 560/E/O/2013.
Program studi S1 keperawatan inilah yang di visitasi oleh tim akreditasi dari asesor LAM-PT Kes tanggal 27 April 2018, LAM-PTKes mengirim dua orang asesor dalam rangka akreditasi Prodi keperawatan Fikes Unsulbar yaitu ibu Lely Lusmilasari, S.KP, M.Kes, Phd dan Dr. Ratna Hidayati, M.Kep.,Sp.Mat.
Pada kunjungan untuk yang pertama kalinya di Bumi Assamalewuang Tim Asesor disambut dengan tarian penyambutan serta pengalungan Lipa Sa’be mandar oleh para mahasiswa, dosen dan staf fikes Unsulbar juga tak ketinggalan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan. Acara berlanjut didalam ruangan Tasya Centre,  acara penyambutan ini  turut dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan yang mewakili Rektor, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan juga Kepala Bagian Keuangan. Acara inti adalah presentasi yang dibawakan ketua prodi Keperawatan Muhammad Irwan, S.Kep.,Ns, M.Kes mengenai borang III A akreditasi borang Program Studi Keperawatan.
Setelah acara penyambutan selesai acara dilanjutkan dengan acara inti, dengan meninjau gedung yang digunakan dalam pelayanan administrasi dan tempat perkuliahan, dilanjutkan dengan wawancara dengan mahasiswa, dosen dan stake holder.  Pemeriksaan yang paling menyita waktu adalah pemeriksaan dokumen-dokumen yang telah diunggah di website LAM-PTKes.
Dokumen-dokumen yang telah dituliskan dalam borang akan disesuaikan dengan bukti  fisik yang disediakan, serta dokumen lain yang berhubungan dengan isian yang ada dalam borang. Dokumen tersebut diantaranya adalah: Notulen rapat, daftar hadir rapat setiap kegiatan yang ada dalam borang misalnya dalam penyusunan Visi dan Misi Prodi, Buku Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru baik yang melalui jalur SNMPTN, SBMPTN maupun jalur mandiri, bukti kerlibatan dalam penyusunan anggaran, MoU dengan instansi lain, bukti kegiatan dosen dalam penelitian maupun pengabdian masyarakat, Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal dan lain-lain. Beberapa dokumen yang dicari diantaranya belum tersedia dikarena pihak rektorat belum membuat acuan atau pedoman secara umum, dan beberapa diantara baru dibuatkan untuk menambah nilai akreditasi.
Pada akhir acara penilaian akreditasi oleh asesor LAM-PTKes dilakukan penandatanganan Berita Acara Assemen Lapangan Program studi Untuk akreditasi Program Studi Jenjang S1 yang dilakukan oleh asesor dengan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Muzakkir, M.Kes dan Ketua Prodi S1 Keperawatan Muhammad Irwan, S.Kep.,Ns, M.Kes dengan beberapa  hasil bahwa visi dan misi yang dibuat di Prodi maupun Fakultas  cukup jelas dan realistik, perpustakaan memiliki cukup buku dengan 150 lebih judul sesuai yang ditulis dalam borang, ada Renop yang sesuai dengan visi misi. Selain itu juga terdapat rekomendasi untuk pembinaan.


Selamat jalan Tim Akreditasi yang sangat Baik dan Ramah semoga selamat dan kembali ke pangkuan keluarga demikian pesan Dekan Fikes Unsulbar* (TIM Media)



Share:

Jumat, 02 Februari 2018

PROFESI NERS FIKES UNSULBAR DAPAT REKOMENDASI AIPNI BEGINI ISINYA.

Setelah melakukan visitasi dalam rangka penilaian layak tidaknya Program Studi Keperawatan  Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi anggota AIPNI (Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia) beberapa hari yang lalu seperti yang telah diberitakan di sini ketua AIPNI akhirnya mengeluarkan rekomendasi dengan nomor 116/AINEC.Ka.Sr/I/2018, perihal Rekomendasi pembukaan program Pendidikan Profesi Ners di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat yang ditujukan ke direktur Jenderal Kelembagaan Pendidikan Tinggi u.p. Bapak Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Jenderal Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti di Jakarta. 
Beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam surat rekomendasi tersebut cukup menggembirakan dari hasil penilaian visitasi berapa hari yang lalu, diantaranya adalah:  bahwa Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan memiliki sarana-prasarana yang memadai berupa gedung perkuliahan yang representative di Kabupaten Majene, dilengkapi dengan laboratorium kesehatan dasar, medikal bedah, kedaruratan, maternitas, anak, komunitas, keluarga, jiwa, ruang-ruang pimpinan lengkap, ruang dosen, ruang tutorial, ruang rapat, ruang ibadah, sarana kemahasiswaan, perpustakaan, aula pertemuan serta sarana lain yang menunjang dan menjamin terselenggaranya penyelenggaraan pendidikan ners secara utuh (sarjana dan profesi) yang dapat memberikan jaminan lulusannya memenuhi standar sesuai KKNI bidang keperawatan level 7.
Hal lain yang dijadikan bahan pertimbangan dalam surat rekomendasi ini adalah bahwa di provinsi Sulawesi Barat saat ini terdapat 3 PTS penyelenggara Sarjana dan Ners yaitu STIKES Fatimah Mamuju, STIKES Andini Persada Mamuju, dan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Oleh karena itu penambahan jumlah penyelenggara pendidikan profesi Ners di Universitas Sulawesi Barat sangat diperlukan untuk peningkatan  kualitas SDM Perawat di Provinsi Sulawesisi Barat. Surat rekomendasi ini juga dikirim sebagai tembusan ke Rektor Universitas Sulawesi Barat, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Ketua Regional XII AIPNI wilayah Sulawesi.(Ish)



Share:

Rabu, 31 Januari 2018

AKHIRNYA FIKES UNSULBAR DIVISITASI AIPNI PUSAT

AKHIRNYA FIKES UNSULBAR DIVISITASI AIPNI PUSAT.
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan  baru-baru ini kedatangan  dua orang tamu istimewa, tepatnya tanggal 26 sore hari menjelang magrib. Kedua orang tersebut  yang mengunjungi Fakultas Ilmu Kesehatan kali ini  adalah ketua AIPNI (Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia) yaitu Dr. Muhammad Hadi, S.KM, M.Kep, yang merupakan ketua AIPNI pusat dari Jakarta dan Dr. Fatmawati, S.Kp.,M.Kes ketua AIPNI Regional Sulawesi. Keduanya bertandang ke Unsulbar dalam rangka untuk visitasi  registrasi/pendaftaran Fakultas ilmu Kesehatan sebagai member AIPNI.
Kedua tamu ini begitu sampai di Majene disambut langsung Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Muzakkir, M.Kes keduanya pun  langsung mengadakan pertemuan dengan civitas akademika Fakultas Ilmu Kesehatan, beberapa pejabat Unsulbar yang ikut pertemuan ini adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan Perencaaan dan Kerjasama  Dr. Muhammad Saad, MA sekaligus mewakili Rektor Unsulbar, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Ir. Anwar Sulili, M.Si serta Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerja sama Drs. Abdul Latief Dollah, MM.  Pertemuan ini juga dihadiri oleh Dra. St. Hatisah,Dj, M.AP selaku pendiri dan penggiat Pendidikan kesehatan di Sulawesi Barat khususnya Majene.
Acara pertemuan ini dimulai dengan pembukaan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, dalam kesempatan ini Muzakkir sebagai dekan melaporkan bahwa Fakultas Ilmu Kesehatan yang mengelolah S1 Keperawatan baru berusia tiga tahun namun memiliki dosen tetap yang sudah mencukupi rasio dosen mahasiswa.
AIPNI adalah  Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) digagas oleh Dekan FIK Universitas Indonesia dalam suatu pertemuan tanggal 29 Juni 2001 yang dihadiri oleh 16 institusi. Tujuan pertemuan adalah untuk mengkonsolidasi diri dalam rangka menjamin kualitas lulusan. Salah satu keputusan penting dalam pertemuan ini adalah disepakati untuk membentuk wadah asosiasi yang kemudian disebut Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI), AIPNI juga dikenal secara internasional  demikian yang disampaikan oleh Wakil Rektor I Muhammad Sa'ad dalam sambutannya. Sebelumnya WR I menyapa Ketua AIPNI pusat dengan panggilan Hadi, sambil tersenyum beliau mengatakan ini supaya lebih akrab mendengar hal tersebut para hadirin pun tertawa tidak terkecuali Ketua AIPNI pusat. Setelah WR I memberikan sambutan dilanjutkan oleh Bapak Hadi, sambutan beliau diawali dengan memuji Bapak WR I yang sudah mulai belajar sejarah AIPNI, Bapak Hadi pun menegaskan kembali bahwa AIPNI adalah  AIPNI adalah sebuah lembaga yang menjembatani institusi pendidikan ners atau perawat dalam rangka menjamin kualitas lulusan. Salah satu keputusan penting dalam pertemuan ini adalah disepakati untuk membentuk wadah asosiasi yang kemudian disebut Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI).
Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) atau The Association of Indonesian Nurse Education Center (AINEC) adalah satu-satunya organisasi yang menaungi institusi pendidikan Ners di Indonesia. sementara itu menurut Hadi bahwa untuk pendidikan Vokasi Keperawatan seperti D III atau D IV Keperawatan dibawah asosiasi Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI). Seorang mahasiswa yang hanya menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana (S1) Keperawatan maka belum bisa diakui sebagai seorang perawat sehingga harus ke jenjang Pendidikan Profesi Ners, oleh karena itu beliau mengapresiasi usaha Fakultas Ilmu yang sementara ini mengisi borang untuk pengajuan program studi Ners oleh karena itu tujuan kunjungan kami di Unsulbar ini ada 2 yang utama yaitu keanggotaan AIPNI dan juga memberikan rekomendasi AIPNI mengenai pembukaan program studi Ners ungkap Bapak Hadi. Seolah mengerti dengan keadaan sarana dan prasarana perkuliahan yang ada di Fakultas ilmu kesehatan Bapak Hadi menjelaskan kepada para peserta pertemuan bahwa Pendidikan Profesi tidak membutuhkan kampus ataupun ruang kuliah di Fakultas tempat kuliah profesi adalah rumah sakit, Puskesmas ataupun pelayanan kesehatan lainnya. Pertemuan ini pun diakhiri dengan pembacaan do'a oleh Dr. Andi Tamaruddin, S.Ag.,MH. (Ish)

Share:

LAPORAN PERKULIAHAN

LAPORAN PERKULIAHAN
KEPERAWATAN

Pengikut

Blog dan Informasi Kegiatan Akademik, Kemahasiswaan dan kesehatan

Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Prof.,Dr. H. Muzakkir, S.SIT.,SPd.,M.Kes

JURNAL FIKES UNSULBAR

JURNAL FIKES UNSULBAR
Journal of Health Education and Literacy

LOGIN FORM

Login dan password

Login
Password
 
 
Lupa username atau password anda? Temukan di sini!
Belum menjadi anggota? Click di sini untuk mendaftar.

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Postingan Populer